VIENID Mulai latihan

Beranda › Contoh soal › Konstruksi

Contoh soal ujian Konstruksi – 10 soal dengan jawaban

建設分野

10 contoh soal sesuai format ujian asli, dengan furigana, terjemahan Bahasa Indonesia, jawaban dan pembahasan. Ketuk "Lihat jawaban" di bawah setiap soal. Bank soal lengkap dan simulasi ujian ada di aplikasi (gratis).

Soal 1

Manakah tindakan pencegahan jatuh dari ketinggian yang benar saat bekerja di tempat tinggi di lokasi proyek konstruksi?

  1. A.
    Di tempat dengan lantai kerja (sagyōyuka) yang tingginya lebih dari 5 m, wajib memakai dan menggunakan alat pencegah jatuh tipe full harness.
  2. B.
    Saat bekerja di ketinggian, selalu gunakan hanya alat pencegah jatuh tipe sabuk pinggang tanpa memandang tinggi lantai kerja.
  3. C.
    Di lokasi konstruksi, alat pencegah jatuh hanya dipakai di tempat dengan lantai kerja lebih dari 10 m.
  4. D.
    Saat bekerja di atas perancah, selalu kaitkan pengait (hook) alat pencegah jatuh pada posisi di dekat kaki yang lebih rendah dari pinggang.
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Di industri konstruksi yang sering mengalami kecelakaan jatuh dari ketinggian, pekerja wajib memakai alat pencegah jatuh tipe full harness (bukan tipe sabuk pinggang) saat bekerja di ketinggian lebih dari 5 m (ketentuan umum lebih dari 6,75 m), dan mengaitkan hook di posisi lebih tinggi dari pinggang untuk memperpendek jarak jatuh.

Manakah tindakan pencegahan jatuh dari ketinggian yang benar saat bekerja di tempat tinggi
KosakataArti
pekerjaan di ketinggian (kōsho sagyō)
alat pencegah jatuh
lantai kerja (sagyōyuka)
memakai / mengenakan

Soal 2

Kegiatan manakah yang dilakukan sebelum memulai pekerjaan untuk memprediksi bahaya tersembunyi dalam pekerjaan hari itu, mendiskusikan tindakan penanggulangannya, dan membagikannya kepada seluruh pekerja?

  1. A.
    Kegiatan prediksi bahaya (kegiatan KY)
  2. B.
    Pelatihan pekerja baru masuk proyek (pelatihan awal kerja)
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Kegiatan KY (kiken yochi) dilakukan sebelum mulai bekerja untuk membayangkan potensi bahaya pada pekerjaan hari itu, mendiskusikan langkah penanggulangannya, dan membagikannya kepada seluruh tim guna mencegah kecelakaan sejak awal.

KosakataArti
kegiatan prediksi bahaya (kegiatan KY)
prediksi / perkiraan
tindakan penanggulangan
berbagi informasi

Soal 3

Dalam sistem pelaksanaan proyek konstruksi berskala besar, siapakah insinyur yang mewakili pemberi tugas (hatchūsha) untuk memeriksa apakah konstruksi dilaksanakan sesuai gambar desain?

  1. A.
    Mandor (shokuchō) yang memimpin langsung pekerja di lapangan
  2. B.
    Pengawas desain dan konstruksi (kanrisha) yang memeriksa kesesuaian gambar desain
Lihat jawaban

Jawaban benar: B

Insinyur yang bertanggung jawab memeriksa serta memastikan apakah pekerjaan konstruksi dilakukan sesuai gambar desain adalah pengawas desain dan konstruksi (kanrisha), sedangkan mandor (shokuchō) memimpin langsung pekerja pada masing-masing bidang pekerjaan di lapangan.

KosakataArti
sistem pelaksanaan konstruksi
pengawas desain (kanrisha)
pemberi kerja / pemesan proyek (hatchūsha)
mandor / kepala regu (shokuchō)

Soal 4

Dalam Construction Career Up System (CCUS), apa warna kartu Level 1 (pekerja terampil pemula / magang) yang diterbitkan saat pekerja pertama kali terdaftar?

  1. A.
    Emas (Gold)
  2. B.
    Perak (Silver)
  3. C.
    Biru (Blue)
  4. D.
    Putih (White)
Lihat jawaban

Jawaban benar: D

Dalam sistem CCUS, tingkat keterampilan pekerja dibagi menjadi 4 level sesuai warna kartu: Level 1 berwarna Putih (pekerja pemula / minarai), Level 2 berwarna Biru (pekerja terampil tingkat menengah), Level 3 berwarna Perak (pekerja yang dapat menjadi mandor / shokuchō di lapangan), dan Level 4 berwarna Emas (pekerja dengan kemampuan manajemen tinggi).

KosakataArti
pekerja terampil (ginōsha)
pendaftaran
penerbitan
pemula / magang (minarai)

Soal 5

Dalam pekerjaan penandaan garis acuan (sumidashi), disebut apakah garis tinta pada permukaan dinding atau kolom yang menunjukkan 'ketinggian acuan horizontal'?

  1. A.
    Garis acuan pada permukaan lantai (jizumi)
  2. B.
    Garis acuan ketinggian horizontal (rokuzumi / mizuzumi)
  3. C.
    Garis acuan vertikal (tatezumi)
  4. D.
    Garis acuan geser / cadangan (nigezumi)
Lihat jawaban

Jawaban benar: B

Garis acuan ketinggian horizontal (rokuzumi, disebut juga mizuzumi atau koshizumi) adalah garis penanda ketinggian standar horizontal pada dinding atau kolom. Garis lantai (jizumi) dibuat langsung di atas permukaan lantai, garis vertikal (tatezumi) menunjukkan arah tegak lurus vertikal, sedangkan garis acuan geser (nigezumi) dibuat berjarak tertentu dari garis acuan utama ketika ada penghalang.

KosakataArti
penandaan garis acuan (sumidashi)
garis acuan ketinggian horizontal (rokuzumi)
garis acuan vertikal (tatezumi)
garis acuan lantai (jizumi)

Soal 6

Di antara simbol ketinggian yang digunakan pada gambar arsitektur dan di lokasi proyek, simbol manakah yang menunjukkan 'ketinggian permukaan lantai jadi (finishing)'?

  1. A.
    GL (permukaan tanah)
  2. B.
    CH (tinggi plafon)
  3. C.
    FL (permukaan lantai)
  4. D.
    SL (permukaan pelat slab)
Lihat jawaban

Jawaban benar: C

FL (Floor Level / Floor Line) menunjukkan ketinggian permukaan lantai jadi (misalnya lantai 1 ditulis 1FL, lantai 2 ditulis 2FL). GL (Ground Level) adalah ketinggian permukaan tanah, SL (Slab Level) adalah ketinggian permukaan pelat beton (slab), dan CH (Ceiling Height) adalah tinggi plafon dari permukaan lantai jadi (FL) sampai permukaan plafon jadi.

KosakataArti
lantai
permukaan jadi (finishing)
simbol

Soal 7

Dalam pekerjaan pembesian (bekisting tulangan), alat berujung pengait manakah yang digunakan untuk mengikat dan memilin kawat bendrat (kessokusen) dengan kuat pada bagian persilangan besi beton?

  1. A.
    Pengait pengikat besi (hakkā)
  2. B.
    Pen pelurus lubang baut (borushin)
  3. C.
    Pahat besi (tagane)
  4. D.
    Jangka pembagi ukur (divider)
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Pengait pengikat besi (hakkā) adalah perkakas utama pekerja besi beton yang digunakan untuk mengait dan memutar kawat bendrat (kessokusen) agar persilangan besi terikat kencang. Pen pelurus baut (borushin) digunakan untuk meluruskan lubang baut pada rangka baja, pahat besi (tagane) untuk memotong pelat logam tipis atau memahat beton, sedangkan divider untuk membagi jarak sama rata pada pekerjaan interior.

Dalam pekerjaan pembesian (bekisting tulangan), alat berujung pengait manakah yang digunak
KosakataArti
pekerjaan pembesian
kawat bendrat / kawat pengikat (kessokusen)
ujung
mengencangkan

Soal 8

Manakah ciri yang benar mengenai perkakas pertukangan kayu (gergaji dua sisi / ryōba nokogiri) pada gambar?

Manakah ciri yang benar mengenai perkakas pertukangan kayu (gergaji dua sisi / ryōba nokog
  1. A.
    Gergaji khusus untuk memotong pipa logam tipis, pipa resin sintetis, dan papan gipsum.
  2. B.
    Gergaji satu sisi yang dilengkapi tulang penguat logam di sisi punggungnya untuk memotong kayu secara presisi.
  3. C.
    Gergaji untuk memotong material logam keras yang dirancang agar mata pisaunya memotong hanya saat didorong ke depan.
  4. D.
    Satu sisi memiliki mata gergaji belah (tatebiki) searah serat kayu, sisi sebaliknya memiliki mata gergaji potong (yokobiki) melintang serat kayu, dan memotong saat ditarik.
Lihat jawaban

Jawaban benar: D

Gambar menunjukkan gergaji tangan kayu tradisional Jepang dengan gagang kayu lurus berlilit rotan. Gergaji dua sisi Jepang (ryōba nokogiri) memiliki dua deret mata gergaji: satu sisi untuk membelah searah serat kayu (tatebiki) dan sisi lainnya untuk memotong melintang serat kayu (yokobiki), serta keduanya memotong saat ditarik ke arah pemakai. Gergaji dengan punggung penguat logam disebut gergaji punggung (dōtsuki nokogiri), sedangkan gergaji logam yang memotong saat didorong adalah gergaji besi (kananoko).

KosakataArti
gergaji dua sisi (ryōba nokogiri)
serat kayu
potong searah serat (tatebiki)
potong melintang serat (yokobiki)

Soal 9

Pada konstruksi beton bertulang (RC), disebut apakah jarak terpendek dari permukaan besi tulangan ke permukaan beton yang menyelimutinya?

  1. A.
    Jarak bersih antar besi (aki)
  2. B.
    Jarak antar as besi (pitch)
  3. C.
    Tebal selimut beton (kaburi atsusa)
  4. D.
    Panjang sambungan lewatan besi tulangan
Lihat jawaban

Jawaban benar: C

Tebal selimut beton (kaburi atsusa) adalah jarak terpendek dari permukaan besi tulangan ke permukaan luar beton, yang berfungsi melindungi besi agar tidak berkarat saat beton mengalami netralisasi seiring waktu. Jarak bersih (aki) adalah celah antara dua permukaan besi yang berdekatan, sedangkan jarak as ke as besi disebut jarak tulangan (kankaku / pitch).

KosakataArti
konstruksi beton bertulang (RC)
tebal selimut beton (kaburi atsusa)
permukaan
jarak terpendek

Soal 10

Dalam pekerjaan bekisting pada gambar, manakah cara yang benar untuk mencegah 'jebolnya bekisting (panku)' akibat tekanan samping saat pengecoran beton segar?

Dalam pekerjaan bekisting pada gambar, manakah cara yang benar untuk mencegah 'jebolnya be
  1. A.
    Memberikan perkuatan penahan tekanan samping menggunakan separator, form tie, pipa baja tunggal, dan perancah penyangga (shihokō).
  2. B.
    Karena tekanan samping pada bagian atas bekisting lebih besar daripada bagian bawah, pasang separator secara rapat hanya di bagian atas.
  3. C.
    Karena tekanan samping berkurang jika kecepatan pengecoran beton segar dipercepat, cor sekaligus secara kontinu hingga bagian paling atas.
  4. D.
    Saat menyambung 2 batang pipe support pada perancah penyangga (shihokō), cukup kunci dengan pin penahan saja lalu dirikan.
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Gambar menunjukkan panel bekisting dinding kayu lapis saat beton segar sedang dituangkan dari atas. Saat beton segar dituangkan, bekisting menerima tekanan samping yang sangat besar (terutama di bagian bawah dan bila kecepatan cor terlalu tinggi), sehingga perkuatan yang kurang akan menyebabkan bekisting jebol (panku). Oleh karena itu, wajib dipasang separator, form tie, pipa baja, serta penyangga (shihokō) yang kokoh (penyambungan pipe support wajib menggunakan minimal 4 baut).

KosakataArti
pekerjaan bekisting (katawaku)
pengecoran beton (dasetsu)
tekanan samping (sokuatsu)
perancah penyangga / shoring (shihokō)
Latihan bank soal lengkap dan simulasi ujian di aplikasi

Materi: Konstruksi