VIENID Mulai latihan

Beranda › Contoh soal › Industri Makanan dan Minuman (Tokutei 2)

Contoh soal ujian Industri Makanan dan Minuman (Tokutei 2) – 10 soal dengan jawaban

飲食料品製造業(2号)

10 contoh soal sesuai format ujian asli, dengan furigana, terjemahan Bahasa Indonesia, jawaban dan pembahasan. Ketuk "Lihat jawaban" di bawah setiap soal. Bank soal lengkap dan simulasi ujian ada di aplikasi (gratis).

Soal 1

Manakah penjelasan yang benar tentang "5 kemampuan" yang dibutuhkan mandor (職長) untuk mengawasi dan memberi instruksi di lokasi kerja?

  1. A.
    Kemampuan memecahkan masalah adalah kemampuan memimpin tim menuju target dan meningkatkan semangat kerja para pekerja.
  2. B.
    Kemampuan coaching adalah kemampuan menggali potensi bawahan dan junior serta mendorong tindakan mandiri dan perkembangan mereka.
  3. C.
    Kemampuan kepemimpinan adalah kemampuan memperagakan sendiri dengan tepat pengoperasian mesin dan teknik produksi di lokasi kerja.
  4. D.
    Kemampuan keterampilan dan teknis adalah kemampuan menganalisis penyebab sebenarnya dari masalah yang terjadi lalu menyusun langkah pencegahan agar tidak terulang.
Lihat jawaban

Jawaban benar: B

Untuk mengawasi dan memberi instruksi di lokasi kerja, mandor (職長) membutuhkan 5 kemampuan: keterampilan dan teknis, kepemimpinan, coaching, komunikasi, dan pemecahan masalah. Kemampuan coaching adalah menggali potensi bawahan dan mendorong sikap mandiri mereka. Memimpin tim menuju target adalah kepemimpinan, memperagakan pengoperasian dengan tepat adalah kemampuan keterampilan dan teknis, dan menganalisis penyebab masalah adalah kemampuan memecahkan masalah. Jadi pilihan lain tertukar definisinya. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第1章 3-1 p.9)

KosakataArti
mandor, kepala kerja
pengawasan
bersifat mandiri, atas inisiatif sendiri

Soal 2

Dalam "12 langkah" HACCP yang mencakup 7 prinsip, manakah "Langkah 6 (Prinsip 1)" yang mengikuti Langkah 1 sampai 5 pada tahap persiapan?

  1. A.
    Membuat diagram alur proses produksi dan memastikan diagram itu sesuai dengan tata letak peralatan dan prosedur kerja sebenarnya di lokasi.
  2. B.
    Menetapkan tindakan perbaikan yang harus diambil saat terjadi penyimpangan dari batas kendali (CL) pada titik kendali kritis (CCP).
  3. C.
    Mendaftar dan menganalisis bahaya (hazard) pada setiap proses, lalu mempertimbangkan cara pengendaliannya.
  4. D.
    Menetapkan metode verifikasi untuk memeriksa secara berkala apakah rencana HACCP yang disusun berjalan efektif.
Lihat jawaban

Jawaban benar: C

Dalam 12 langkah penerapan HACCP, Langkah 1 sampai 5 adalah tahap persiapan (membuat dan memastikan diagram alur proses sebenarnya adalah Langkah 4 dan 5). Langkah 6 yang sesuai Prinsip 1 adalah analisis bahaya (危害要因分析), yaitu mendaftar bahaya tiap proses dan memikirkan cara pengendaliannya. Menetapkan tindakan perbaikan adalah Langkah 10 (Prinsip 5), dan menetapkan metode verifikasi adalah Langkah 11 (Prinsip 6). (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第2章 4-2 p.36)

KosakataArti
faktor bahaya (hazard)
titik kendali kritis (CCP)
tindakan perbaikan

Soal 3

Manakah yang benar tentang perbedaan siklus SDCA dan siklus PDCA dalam pengendalian mutu serta peran mandor (職長)?

  1. A.
    Huruf "S" pada SDCA berarti standar keselamatan (Safety), yaitu siklus manajemen yang khusus untuk mencegah kecelakaan kerja.
  2. B.
    Pada "C" dalam PDCA, tidak hanya hasil kerja yang diperiksa, tetapi juga dilakukan penyelidikan faktor penyebab target tidak tercapai dan peninjauan ulang rencana.
  3. C.
    Siklus SDCA dijalankan untuk pengendalian awal saat peluncuran produk baru, sedangkan pada pekerjaan rutin sehari-hari dijalankan siklus PDCA.
  4. D.
    Mandor terutama bertugas menjalankan SDCA untuk mempertahankan standar kerja yang ada, sedangkan penemuan masalah dan penyusunan rencana dilakukan kepala pabrik.
Lihat jawaban

Jawaban benar: B

Huruf S pada SDCA adalah Standard (standar kerja, 作業標準) yang dipakai untuk menjaga pekerjaan harian tetap stabil, sedangkan mandor (職長) harus aktif menemukan masalah untuk menjalankan PDCA demi perbaikan proses. Khususnya pada tahap Check (C) dalam PDCA, mandor tidak hanya memeriksa kepatuhan terhadap standar seperti di SDCA, tetapi juga menyelidiki penyebab hasilnya dan meninjau ulang rencana. Pilihan lain salah karena S bukan Safety, SDCA dipakai untuk pekerjaan rutin, dan mandor juga ikut menemukan masalah serta menyusun rencana. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第3章 1-1 p.50)

KosakataArti
standar kerja
penyelidikan faktor penyebab
penyusunan rencana

Soal 4

Manakah penjelasan yang benar tentang "trace back (penelusuran mundur)" dan "trace forward (pelacakan maju)" dalam ketertelusuran (traceability) di pabrik makanan?

  1. A.
    Trace forward adalah menentukan lot produk tempat bahan baku bermasalah dipakai serta tujuan pengirimannya, mulai dari lot bahan baku yang bermasalah.
  2. B.
    Trace back adalah menelusuri di lini dan produk mana lot bahan baku yang bermasalah dipakai.
  3. C.
    Trace forward adalah menelusuri mundur dari lot produk yang dikeluhkan untuk memeriksa catatan produksi dan asal pemasok bahan baku yang dipakai.
  4. D.
    Keduanya adalah sistem penyimpanan bukti saat penerimaan bahan baku dan pengiriman produk, sedangkan catatan pengolahan di dalam proses tidak termasuk cakupannya.
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Dalam sistem ketertelusuran, trace back (トレースバック) adalah menelusuri mundur dari produk ke catatan produksi dan lot bahan baku yang masuk. Sebaliknya, trace forward (トレースフォワード) adalah bergerak dari lot bahan baku atau proses yang bermasalah untuk menentukan lot produk jadi yang memakai bahan itu dan tujuan pengirimannya. Pilihan lain menukar arah kedua konsep tersebut atau mengabaikan keterkaitan dengan catatan di dalam pabrik. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第3章 3-3 p.65)

KosakataArti
penelusuran mundur
pelacakan maju
tujuan pengiriman

Soal 5

Manakah yang benar tentang hubungan dan rumus "produktivitas" dan "satuan dasar (原単位)" sebagai indikator manajemen produksi?

  1. A.
    Produktivitas dihitung dengan "jumlah masukan (INPUT) ÷ jumlah keluaran (OUTPUT)", dan makin kecil angkanya makin efisien.
  2. B.
    Satuan dasar dihitung dengan "jumlah keluaran (OUTPUT) ÷ jumlah masukan (INPUT)" dan menunjukkan jumlah produksi per satuan waktu.
  3. C.
    Satuan dasar dihitung dengan "jumlah masukan (INPUT) ÷ jumlah keluaran (OUTPUT)" dan berbanding terbalik (kebalikan) dengan produktivitas.
  4. D.
    Jika produktivitas naik, waktu kerja atau satuan dasar bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat 1 unit produk menjadi lebih besar.
Lihat jawaban

Jawaban benar: C

Produktivitas (生産性) dihitung dengan jumlah keluaran (OUTPUT) ÷ jumlah masukan (INPUT), dan makin besar makin efisien. Satuan dasar (原単位) dihitung dengan jumlah masukan (INPUT) ÷ jumlah keluaran (OUTPUT) sehingga merupakan kebalikan dari produktivitas. Saat produktivitas naik, sumber daya atau waktu yang dipakai per unit produk (satuan dasar) justru menurun. Pilihan lain salah karena rumusnya tertukar atau arah perubahannya terbalik. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第4章 1-5 p.95)

KosakataArti
produktivitas
satuan dasar (jumlah masukan per unit produk)
jumlah keluaran
jumlah masukan

Soal 6

Dalam kegiatan prakiraan bahaya (KY) untuk mencegah kecelakaan kerja, manakah urutan yang benar dari "metode 4 ronde"?

  1. A.
    R1: Menelusuri hakikat → R2: Memahami kondisi saat ini → R3: Menyusun tindakan penanggulangan → R4: Menetapkan target
  2. B.
    R1: Memahami kondisi saat ini → R2: Menelusuri hakikat → R3: Menyusun tindakan penanggulangan → R4: Menetapkan target
  3. C.
    R1: Memahami kondisi saat ini → R2: Menyusun tindakan penanggulangan → R3: Menelusuri hakikat → R4: Menetapkan target
  4. D.
    R1: Menetapkan target → R2: Memahami kondisi saat ini → R3: Menelusuri hakikat → R4: Menyusun tindakan penanggulangan
Lihat jawaban

Jawaban benar: B

Metode 4 ronde (4ラウンド法) dalam kegiatan prakiraan bahaya (危険予知, KY) harus dijalankan dengan urutan: R1 memahami kondisi saat ini (mencari bahaya yang tersembunyi), R2 menelusuri hakikat (menentukan titik bahaya utama), R3 menyusun tindakan penanggulangan (mengusulkan cara mengatasinya), dan R4 menetapkan target (menetapkan sasaran tindakan tim). Pilihan lain mengacak urutan antara memahami kondisi, menentukan titik penting, dan menyusun penanggulangan. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第5章 3-1 p.119)

Dalam kegiatan prakiraan bahaya (KY) untuk mencegah kecelakaan kerja, manakah urutan yang
KosakataArti
prakiraan bahaya (KY)
memahami kondisi saat ini
menelusuri hakikat
menyusun tindakan penanggulangan

Soal 7

Manakah penjelasan yang SALAH tentang "food defense (pertahanan pangan, 食品防御)" untuk mencegah pencampuran benda asing yang disengaja?

  1. A.
    Untuk mencegah dibawanya barang pribadi, dikenakan pakaian kerja tanpa saku dan pengendalian keluar masuk ruangan diperketat.
  2. B.
    Pemasangan kamera di lini produksi tidak hanya mencegah pencampuran, tetapi juga berperan melindungi pekerja dari tuduhan jika terjadi sesuatu.
  3. C.
    Mandor dan pekerja membangun hubungan baik sehari-hari agar tercipta lingkungan kerja yang tidak membuat orang ingin mencampurkan benda asing.
  4. D.
    Asalkan pemantauan titik kendali kritis dengan HACCP dilakukan, pencampuran yang disengaja dengan niat jahat pun dapat dicegah sepenuhnya.
Lihat jawaban

Jawaban benar: D

HACCP adalah sistem pengelolaan bahaya yang muncul tanpa sengaja selama produksi, sehingga pemantauan titik kendali kritis (重要管理点) dengan HACCP saja tidak dapat mencegah pencampuran benda asing (異物混入) yang disengaja dengan niat jahat. Karena itu pabrik perlu menambah langkah food defense (食品防御) seperti pakaian tanpa saku, pengendalian keluar masuk, pemasangan kamera, dan terutama menciptakan hubungan kerja yang baik. Tiga pilihan lainnya adalah langkah yang benar, sedangkan pilihan yang mengatakan HACCP dapat mencegah sepenuhnya itulah yang salah. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第6章 3 p.148)

Manakah penjelasan yang SALAH tentang "food defense (pertahanan pangan, 食品防御)" untuk mence
KosakataArti
disengaja
pencampuran benda asing
pertahanan pangan (food defense)

Soal 8

Pada lini dengan standar kendali proses penggorengan ayam goreng karaage (CCP) "suhu minyak 180℃ dan waktu menggoreng 5 menit atau lebih", manakah tindakan perbaikan yang benar saat suhu minyak turun menjadi 165℃?

  1. A.
    Menghentikan lini dan mengembalikan suhu minyak ke 180℃, lalu mengidentifikasi dan mengisolasi produk selama suhu turun dan memanaskannya kembali.
  2. B.
    Mengatur ulang suhu minyak ke 180℃, lalu produk selama suhu turun cukup diperiksa tampilannya dengan pengambilan sampel dan diteruskan ke proses berikutnya.
  3. C.
    Tanpa menghentikan lini, menaikkan pengaturan suhu minyak ke 195℃ dan mencampur produk selama suhu turun agar suhu rata-ratanya terjaga.
  4. D.
    Memperlambat kecepatan konveyor sehingga waktu menggoreng menjadi 6 menit, dan produk yang sudah lewat diberi panas sisa di lemari penghangat lalu dikirim ke proses berikutnya.
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Jika terjadi penyimpangan dari batas kendali (管理基準) pada CCP, tindakan perbaikan (改善措置) wajib mencakup dua hal: memulihkan kondisi proses (mengembalikan suhu minyak (油温) ke 180℃) dan menangani seluruh produk yang terdampak selama penyimpangan (diidentifikasi, diisolasi (隔離), lalu diperiksa suhu pusatnya atau dipanaskan ulang). Hanya memeriksa tampilan, mencampur produk, atau hanya mengandalkan panas sisa di lemari penghangat untuk produk yang melewati penggorengan bersuhu rendah tidak menjamin bakteri di bagian pusat produk sudah mati. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第2章 4-3 p.42)

Pada lini dengan standar kendali proses penggorengan ayam goreng karaage (CCP) "suhu minya
KosakataArti
standar kendali
suhu minyak
isolasi, pemisahan

Soal 9

Isi bersih suatu produk kemasan mengikuti distribusi normal dengan rata-rata 200 g dan simpangan baku (σ) 2 g. Manakah rentang berat (rata-rata ±2σ) yang mencakup sekitar 95,4% dari seluruh produk?

  1. A.
    198 g sampai 202 g (rentang rata-rata ±1σ)
  2. B.
    194 g sampai 206 g (rentang rata-rata ±3σ)
  3. C.
    196 g sampai 204 g (rentang rata-rata ±2σ)
  4. D.
    192 g sampai 208 g (rentang berat rata-rata ±4σ)
Lihat jawaban

Jawaban benar: C

Pada distribusi normal (正規分布), rentang ±1σ (198 g sampai 202 g) mencakup sekitar 68,3% data, rentang ±2σ mencakup sekitar 95,4%, dan rentang ±3σ (194 g sampai 206 g) mencakup sekitar 99,7%. Dengan rata-rata (平均値) 200 g dan σ = 2 g, rentang ±2σ adalah 200 ± (2 × 2) = 196 g sampai 204 g. Rentang ±4σ lebih lebar lagi dan jauh melebihi 95,4%. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第3章 4-2 p.72)

KosakataArti
distribusi normal
nilai rata-rata
simpangan baku

Soal 10

Dari 100 kg bahan baku dibuat produk dengan berat standar 50 g per kantong, dan diperoleh 1.800 kantong produk baik (berat total sebenarnya 95 kg). Berapakah rendemen (yield) jika satuan penjualannya adalah "jumlah kantong"?

  1. A.
    95,0% (berat total sebenarnya 95 kg ÷ bahan baku masuk 100 kg)
  2. B.
    94,7% (berat total standar 90 kg ÷ berat total sebenarnya 95 kg)
  3. C.
    92,5% (rasio rata-rata antara berat total sebenarnya dan berat total standar)
  4. D.
    90,0% (produk baik 1.800 kantong ÷ jumlah kantong teoretis 2.000 kantong)
Lihat jawaban

Jawaban benar: D

Jika satuan penjualan adalah jumlah kantong (50 g per kantong), kelebihan berat isi tiap kantong (yang membuat berat total sebenarnya mencapai 95 kg) tidak menambah jumlah kantong yang bisa dijual. Dari 100 kg (100.000 g) bahan baku, secara teori bisa dibuat 2.000 kantong (100.000 g ÷ 50 g), tetapi yang didapat hanya 1.800 kantong (setara 90 kg standar). Maka rendemen (歩留まり) menurut satuan jual adalah 1.800 ÷ 2.000 = 90,0%, bukan 95,0%. (Buku teks: OTAFF2号テキスト 第4章 2-2 p.102)

KosakataArti
berat standar
produk baik
rendemen (yield)
Latihan bank soal lengkap dan simulasi ujian di aplikasi

Materi: Industri Makanan dan Minuman (Tokutei 2)