VIENIDMY Masuk Mulai latihan

Beranda › Contoh soal › Perencanaan Produksi Kelas 3 生産管理プランニング (BC検定)

Contoh soal BC検定 perencanaan produksi kelas 3 dan jawaban – gratis

ビジネス・キャリア検定 生産管理プランニング3級

10 contoh soal sesuai format ujian asli, dengan furigana, terjemahan Bahasa Indonesia, jawaban dan pembahasan. Ketuk "Lihat jawaban" di bawah setiap soal. Bank soal lengkap dan simulasi ujian ada di aplikasi (gratis).

Soal 1

Dalam bacaan berikut mengenai langkah dasar dari pengembangan produk hingga produksi massal serta sistem logistik menurut bidangnya di perusahaan manufaktur, manakah kombinasi kata untuk mengisi bagian A hingga C yang PALING TEPAT? "Proses hingga memasok produk baru ke pasar dimulai dari perencanaan produk berdasarkan riset pasar, melewati A dan B, lalu berlanjut ke produksi massal. Selain itu, aktivitas logistik mulai dari penerimaan bahan baku di dalam pabrik, pemindahan antarproses pemesinan dan perakitan, hingga pemasukan ke gudang barang jadi disebut C."

  1. A.
    A: Desain produk B: Persiapan produksi C: Logistik produksi
  2. B.
    A: Persiapan produksi B: Desain produk C: Logistik pengadaan
  3. C.
    A: Desain produk B: Persiapan produksi C: Logistik penjualan
  4. D.
    A: Persiapan produksi B: Desain produk C: Logistik pengembalian
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Urutan standar dari konsep hingga produksi massal di perusahaan manufaktur adalah: Perencanaan produk (製品企画) → Desain produk (製品設計: A) → Persiapan produksi (生産準備: B) → Produksi massal (量産). Menurut bidang logistik: pengiriman bahan dari pemasok adalah logistik pengadaan (調達物流); pemindahan di dalam pabrik antarproses hingga gudang barang jadi adalah logistik produksi (生産物流: C); pengiriman ke pelanggan adalah logistik penjualan (販売物流); penarikan wadah kosong atau daur ulang adalah logistik pengembalian (回収物流).

💡 Urutan hulu: Perencanaan produk → Desain produk → Persiapan produksi → Produksi massal. Aliran barang di dalam pabrik antarproses disebut Logistik produksi.

KosakataArti
perencanaan produk dan desain produk
persiapan produksi (seisan junbi)
logistik produksi (seisan butsuryū)

Soal 2

Manakah pernyataan berikut yang PALING TIDAK TEPAT mengenai 4P pemasaran, karakteristik barang konsumsi dan barang industri, serta konsep perencanaan biaya (target costing) dalam perencanaan produk?

  1. A.
    Empat elemen 4P yang membentuk bauran pemasaran (marketing mix) merujuk pada Produk (Product), Harga (Price), Saluran distribusi (Place), dan Promosi penjualan (Promotion).
  2. B.
    Dibandingkan barang konsumsi yang dibeli individu umum, barang produksi/industri seperti mesin perkakas dan komponen industri cenderung dibeli berdasarkan evaluasi rasional atas keekonomisan, kualitas, dan spesifikasi teknis oleh staf pembelian ahli.
  3. C.
    Perencanaan biaya (target costing) mengambil titik awal setelah gambar desain produk ditetapkan dan produksi massal dimulai di pabrik, dengan berfokus pada penurunan biaya melalui perbaikan kerja dan peningkatan rendemen di lantai produksi.
  4. D.
    Pada tahap perencanaan produk baru, sangat penting bagi departemen terkait seperti perencanaan, desain, teknik produksi, manufaktur, dan pembelian untuk terlibat sejak awal guna membangun kualitas yang diminta pasar sekaligus biaya target.
Lihat jawaban

Jawaban benar: C

Perencanaan biaya (原価企画 / target costing) harus dimulai sejak tahap perencanaan produk dan desain konseptual—tempat sekitar 80% biaya produk ditentukan—melalui partisipasi lintas fungsi (perencanaan, desain, teknik produksi, manufaktur, dan pembelian). Upaya penurunan biaya melalui perbaikan kerja di lantai produksi setelah produksi massal berjalan disebut perbaikan biaya (原価改善), bukan perencanaan biaya.

KosakataArti
4P pemasaran (Product, Price, Place, Promotion)
barang konsumsi dan barang produksi/industri
perencanaan biaya / target costing (genka kikaku)

Soal 3

Manakah pernyataan berikut yang PALING TIDAK TEPAT mengenai masing-masing fungsi 'perencanaan produksi' dan 'pengendalian produksi' yang menyusun sistem manajemen proses?

  1. A.
    Perencanaan produksi terdiri atas 'perencanaan prosedur' yang menetapkan cara pembuatan dan urutan pemesinan, 'perencanaan jam kerja (beban)' yang menyeimbangkan beban dan kapasitas, serta 'perencanaan jadwal' yang menetapkan waktu mulai dan selesai.
  2. B.
    'Manajemen kelebihan kapasitas (Yoryoku Kanri)' dalam pengendalian produksi adalah aktivitas melacak lokasi dan jumlah bahan baku atau barang setengah jadi di gudang menggunakan kartu barang untuk mencegah pencurian atau kehilangan.
  3. C.
    'Penugasan kerja (dispatching / sashitate)' dalam pengendalian produksi adalah aktivitas menerbitkan surat perintah kerja atau lembar instruksi kerja berdasarkan rencana jadwal untuk menginstruksikan dimulainya pekerjaan di tiap bagian.
  4. D.
    'Pengendalian kemajuan (progress control)' dalam pengendalian produksi adalah aktivitas memantau apakah produksi berjalan sesuai jadwal yang direncanakan serta melakukan percepatan atau penyesuaian jadwal jika terjadi keterlambatan.
Lihat jawaban

Jawaban benar: B

Aktivitas melacak lokasi fisik dan jumlah bahan baku, barang setengah jadi, serta barang jadi menggunakan kartu barang (現品票) disebut 'manajemen fisik barang' (現品管理). Sebaliknya, 'manajemen kelebihan kapasitas' (余力管理) adalah aktivitas membandingkan beban kerja (負荷工数) dengan kapasitas yang dimiliki (保有工数) pada tiap proses guna menyeimbangkan beban berlebih atau kapasitas menganggur.

KosakataArti
perencanaan prosedur, perencanaan beban, perencanaan jadwal
penugasan kerja (sashitate) dan pengendalian kemajuan
manajemen kapasitas (yoryoku kanri) dan manajemen fisik barang (genpin kanri)

Soal 4

Manakah pernyataan berikut yang PALING TIDAK TEPAT mengenai posisi 'Titik Pemisah (Decoupling Point / DP)' dalam rantai pasok dan hubungannya dengan bentuk produksi?

  1. A.
    Decoupling point adalah titik batas antara area produksi/persediaan yang didasarkan pada prakiraan permintaan dan area produksi/pengiriman yang didasarkan pada pesanan pasti pelanggan, sekaligus lokasi penempatan stok strategis.
  2. B.
    Pada sistem BTO (Build To Order) yang memproduksi komponen modul umum secara prakiraan lalu melakukan perakitan akhir setelah pesanan pelanggan pasti, decoupling point ditempatkan pada tahap stok komponen/sub-rakitan.
  3. C.
    Pada sistem produksi untuk stok murni (make-to-stock) yang menyimpan barang jadi di gudang dan langsung mengirimkannya saat pesanan masuk, decoupling point berada di sisi hilir rantai pasok (pada posisi stok barang jadi).
  4. D.
    Semakin jauh decoupling point digeser ke sisi hulu rantai pasok (tahap bahan baku atau desain), risiko stok barang jadi yang tidak terjual semakin meningkat tetapi waktu tunggu pengiriman ke pelanggan menjadi jauh lebih singkat.
Lihat jawaban

Jawaban benar: D

Menggeser decoupling point (デカップリングポイント) ke sisi hulu (bahan baku atau desain berdasarkan pesanan) justru menurunkan risiko stok barang jadi karena barang belum dibuat sebelum ada pesanan; namun karena pemesinan dan perakitan baru dimulai setelah pesanan diterima, waktu tunggu pengiriman (delivery lead time) kepada pelanggan menjadi LEBIH LAMA. Sebaliknya, menempatkan DP di hilir memperpendek waktu pengiriman tetapi meningkatkan risiko stok.

💡 Aturan Decoupling Point: Geser ke HILIR (stok barang jadi) → pengiriman cepat tetapi risiko stok tinggi; Geser ke HULU (bahan baku/desain) → risiko stok rendah tetapi waktu pengiriman lebih lama.

KosakataArti
Titik Pemisah (Decoupling Point)
BTO (Build To Order - perakitan sesuai pesanan)
hulu dan hilir rantai pasok

Soal 5

Berdasarkan diagram struktur produk (BOM) untuk Produk P pada gambar (angka dalam tanda kurung menunjukkan jumlah yang diperlukan per 1 unit induk), manakah nilai 'kebutuhan bersih (net requirement)' Komponen d yang PALING TEPAT saat memproduksi 10 unit Produk P? Diasumsikan persediaan Produk P, Rakitan A, Rakitan B, dan Sub-rakitan C semuanya 0, serta status persediaan Komponen d saat ini seperti pada tabel di bawah. (Status Persediaan Komponen d) ・Persediaan di tangan (on-hand): 25 unit ・Persediaan dialokasikan (untuk keperluan lain): 10 unit ・Sisa pesanan dalam perjalanan (on-order): 15 unit

Berdasarkan diagram struktur produk (BOM) untuk Produk P pada gambar (angka dalam tanda ku
  1. A.
    40 unit
  2. B.
    60 unit
  3. C.
    75 unit
  4. D.
    90 unit
Lihat jawaban

Jawaban benar: B

Langkah 1: Hitung kebutuhan kotor (総所要量) Komponen d untuk 10 unit Produk P: ・Rakitan A (Level 1): 10 × 1 = 10 unit; Rakitan B (Level 1): 10 × 2 = 20 unit. ・Sub-rakitan C (Level 2, anak dari A): 10 × 2 = 20 unit. ・Komponen d muncul di 3 cabang: (1) di bawah Rakitan A: 10 × 3 = 30 unit; (2) di bawah Rakitan B: 20 × 1 = 20 unit; (3) di bawah Sub-rakitan C: 20 × 2 = 40 unit. → Total kebutuhan kotor Komponen d = 30 + 20 + 40 = 90 unit. Langkah 2: Hitung persediaan efektif/tersedia (有効在庫量): ・Persediaan efektif = Persediaan di tangan − Persediaan dialokasikan + Sisa pesanan = 25 − 10 + 15 = 30 unit. Langkah 3: Kebutuhan bersih (正味所要量) = Kebutuhan kotor − Persediaan efektif = 90 − 30 = 60 unit. (40 unit salah menjumlahkan alokasi; 75 unit lupa menambah 15 unit pesanan masuk; 90 unit adalah kebutuhan kotor sebelum dikurangi persediaan efektif).

💡 Rumus MRP: Persediaan efektif = Persediaan di tangan − Persediaan dialokasikan + Sisa pesanan. Kebutuhan bersih = Kebutuhan kotor − Persediaan efektif.

KosakataArti
kebutuhan kotor dan kebutuhan bersih
persediaan efektif / tersedia (yūkō zaikoryō)
persediaan dialokasikan dan sisa pesanan (on-order)

Soal 6

Manakah pernyataan berikut yang PALING TIDAK TEPAT mengenai 3 kategori dalam 'Analisis Therblig (18 gerakan dasar)' yang disistematisasi oleh Gilbreth serta '4 prinsip dasar ekonomi gerakan'?

  1. A.
    Kategori 3 dalam Therblig adalah 'gerakan efektif' yang secara langsung memajukan pekerjaan, mencakup elemen gerakan seperti 'memegang', 'memosisikan', 'merakit', dan 'menggunakan'.
  2. B.
    Kategori 2 dalam Therblig adalah 'gerakan yang menimbulkan keterlambatan' yang menghambat kemajuan kerja, mencakup elemen gerakan seperti 'mencari', 'memilih', 'berpikir', dan 'menyiapkan posisi awal'.
  3. C.
    Elemen gerakan yang termasuk dalam Kategori 3 Therblig seperti 'menahan (hold)', 'istirahat', dan 'keterlambatan tak terhindarkan' tidak menghasilkan pekerjaan dan harus dihilangkan sebisa mungkin dengan bantuan jig.
  4. D.
    Empat prinsip dasar ekonomi gerakan adalah 'menggunakan kedua tangan secara bersamaan', 'memperpendek jarak gerakan (mengurangi jumlah gerakan)', 'membuat gerakan lebih ringan/nyaman', dan 'merekayasa peralatan serta jig/alat bantu'.
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Dalam 18 gerakan dasar Analisis Therblig: Kategori 1 (第1類) adalah 'gerakan efektif' (有効動作: menjangkau, memegang, membawa, memosisikan, merakit, memakai, membongkar, melepas); Kategori 2 (第2類) adalah 'gerakan penyebab keterlambatan' (遅れを生ずる動作: mencari, memilih, berpikir, menyiapkan, memeriksa); sedangkan Kategori 3 (第3類) adalah 'gerakan tidak efektif' yang tidak memajukan pekerjaan (無効動作: menahan dengan tangan, istirahat, keterlambatan). Menyebut Kategori 3 sebagai gerakan efektif adalah salah.

💡 3 Kategori 18 Therblig: Kategori 1 = Efektif (pegang, rakit, pakai); Kategori 2 = Penyebab lambat (cari, pilih, pikir, periksa); Kategori 3 = Tidak efektif (menahan, menunggu, istirahat).

KosakataArti
analisis Therblig (analisis elemen gerakan)
gerakan dasar Kategori 1 hingga Kategori 3
4 prinsip dasar ekonomi gerakan

Soal 7

Manakah pernyataan berikut yang PALING TIDAK TEPAT mengenai karakteristik dan penggunaan grafik statistik (diagram lingkaran, diagram pita, grafik garis, dan radar chart) dalam pengendalian kualitas?

  1. A.
    Diagram lingkaran menjadikan seluruh lingkaran sebagai 100% dan menampilkan proporsi tiap kategori melalui besar sudut pusat juring, yang pada prinsipnya digambar searah jarum jam mulai dari posisi pukul 12 dari proporsi terbesar.
  2. B.
    Diagram pita membagi sebuah batang (pita) dengan panjang tetap 100% ke dalam rasio rinciannya, sehingga memudahkan perbandingan perubahan komposisi antar-tahun atau antar-pabrik saat beberapa pita disejajarkan.
  3. C.
    Grafik garis menempatkan waktu (hari, bulan, tahun) pada sumbu mendatar dan kuantitas seperti jumlah produksi atau rasio cacat pada sumbu tegak untuk melihat tren perubahan dari waktu ke waktu.
  4. D.
    Radar chart (grafik jaring laba-laba) memplot nilai evaluasi pada beberapa sumbu yang memancar dari pusat dan digunakan untuk menghitung koefisien korelasi serta garis regresi antara dua variabel kontinu.
Lihat jawaban

Jawaban benar: D

Radar chart (レーダーチャート) digunakan untuk melihat keseimbangan menyeluruh dari banyak item evaluasi sekaligus (misalnya keseimbangan kinerja Q, C, D, S, M). Sementara itu, grafik yang digunakan untuk memeriksa hubungan korelasi antara dua variabel berpasangan adalah diagram pencar / scatter diagram (散布図).

KosakataArti
diagram lingkaran dan diagram pita (rasio komposisi)
grafik garis (tren waktu)
radar chart dan diagram pencar (sanpuzu)

Soal 8

Berdasarkan data biaya bulanan suatu pabrik di bawah ini, pernyataan manakah yang **paling tidak tepat** dalam menghitung Biaya Utama (素原価), Biaya Manufaktur (製造原価), dan Biaya Total (総原価)? 【Data Biaya Bulanan (tanpa barang dalam proses awal maupun akhir)】 ・Biaya bahan baku langsung: 4.000.000 yen ・Biaya tenaga kerja langsung: 2.500.000 yen ・Biaya langsung lainnya: 500.000 yen ・Biaya overhead pabrik: 2.000.000 yen ・Biaya penjualan dan administrasi umum: 1.500.000 yen

  1. A.
    Biaya Utama (biaya produksi langsung) yang menjumlahkan biaya bahan langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya langsung lainnya adalah 7.000.000 yen.
  2. B.
    Biaya Konversi (加工費) yang menjumlahkan biaya tenaga kerja langsung, biaya langsung lainnya, dan biaya overhead pabrik adalah 5.000.000 yen.
  3. C.
    Biaya Manufaktur (製造原価) bulan ini yang menambahkan biaya overhead pabrik pada biaya utama adalah 10.500.000 yen.
  4. D.
    Biaya Total (総原価) yang menambahkan biaya penjualan dan administrasi umum pada biaya manufaktur adalah 10.500.000 yen.
Lihat jawaban

Jawaban benar: C

Dalam struktur harga pokok produksi (製造原価 = Biaya produksi langsung + Biaya produksi tidak langsung): 1. Total biaya produksi langsung (製造直接費) = Bahan langsung (600) + Tenaga kerja langsung (350) + Beban langsung / subkontrak (80) = 1.030 man-yen. 2. Total biaya produksi tidak langsung (製造間接費) = Bahan tidak langsung (40) + Tenaga kerja tidak langsung (110) + Beban pabrik tidak langsung (90) = 240 man-yen. 3. Beban penjualan dan administrasi umum (160) termasuk dalam total biaya (総原価 = 1.270 + 160 = 1.430) dan bukan bagian dari biaya produksi tidak langsung. (150 lupa menambah beban tidak langsung 90; 200 lupa menambah bahan tidak langsung 40; 400 salah memasukkan beban penjualan dan administrasi 160).

KosakataArti
biaya produksi langsung dan biaya produksi tidak langsung
beban langsung (biaya subkontrak, royalti paten)
harga pokok produksi (seizō genka) dan biaya total (sō-genka)

Soal 9

Dalam manajemen pengiriman, manakah pernyataan berikut yang PALING TIDAK TEPAT mengenai faktor penyebab keterlambatan jadwal dari departemen desain beserta tindakan pencegahannya?

  1. A.
    Untuk mencegah keterlambatan jadwal desain, langkah yang efektif adalah meniadakan Design Review (DR) serta titik pemeriksaan (checkpoint) pada setiap tahapan desain, lalu memperbaiki seluruh gambar sekaligus setelah pembuatan prototipe selesai.
  2. B.
    Kurangnya pembahasan spesifikasi dengan pelanggan atau kesalahan desain yang memicu pengerjaan ulang besar-besaran di proses hilir merupakan penyebab utama keterlambatan penerbitan gambar yang menekan waktu pembelian dan produksi.
  3. C.
    Saat menyusun rencana jadwal untuk proses desain, menyisihkan waktu penyangga (buffer time) yang memadai di dalam jadwal untuk menghadapi ketidakpastian teknis atau kendala tak terduga sangatlah efektif.
  4. D.
    Mendorong standardisasi dan penggunaan bersama komponen yang ada, memanfaatkan kembali data desain terdahulu, serta menggunakan CAD 3 dimensi merupakan langkah efektif untuk memangkas jam kerja desain baru.
Lihat jawaban

Jawaban benar: A

Meniadakan Design Review (DR) dan titik pemeriksaan (チェックポイント) pada tiap tahapan desain justru membuat kesalahan desain baru terdeteksi saat uji coba atau produksi massal, sehingga memicu pengerjaan ulang (手戻り) dan keterlambatan parah. Pencegahan yang benar di departemen desain meliputi penetapan checkpoint, pelaksanaan DR, dan pengaturan waktu penyangga (緩衝時間).

KosakataArti
tindakan pencegahan keterlambatan di departemen desain
Design Review (DR) dan titik pemeriksaan (checkpoint)
penetapan waktu penyangga (kansho jikan / buffer)

Soal 10

Manakah pernyataan berikut yang PALING TIDAK TEPAT mengenai 'definisi pekerja' dan prosedur hukum terkait pemasangan serta pembuatan mesin berdasarkan Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (UU K3 Jepang)?

  1. A.
    'Pekerja' yang menjadi subjek Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja mencakup bukan hanya karyawan tetap, melainkan juga karyawan kontrak, pekerja paruh waktu (part-time), dan pekerja harian/arubaito jangka pendek.
  2. B.
    Pengusaha yang hendak memasang baru atau memindahkan mesin pres bertenaga (power press) di tempat kerja wajib melaporkan rencananya kepada Gubernur Prefektur paling lambat 14 hari sebelum tanggal dimulainya pekerjaan.
  3. C.
    Pihak yang hendak memproduksi Mesin Tertentu yang memerlukan pekerjaan sangat berbahaya (seperti boiler atau bejana tekan kelas 1) wajib memperoleh izin terlebih dahulu dari Kepala Biro Tenaga Kerja Prefektur.
  4. D.
    Pihak yang telah memasang boiler (Mesin Tertentu) wajib menjalani pemeriksaan penyelesaian (rakusei kensa) oleh Kepala Kantor Pengawasan Standar Ketenagakerjaan setempat dan dilarang menggunakannya sebelum lulus.
Lihat jawaban

Jawaban benar: B

Berdasarkan Pasal 88 Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (労働安全衛生法第88条), pengusaha yang hendak memasang atau memindahkan mesin pres bertenaga (動力プレス) wajib menyerahkan pemberitahuan rencana kepada Kepala Kantor Pengawasan Standar Ketenagakerjaan (労働基準監督署長) paling lambat **30 hari** sebelum tanggal dimulainya pekerjaan konstruksi (bukan 14 hari dan bukan kepada Gubernur Prefektur).

💡 UU K3 Jepang: rencana pasang mesin pres (動力プレス) dilaporkan ke Kantor Pengawasan Standar Ketenagakerjaan minimal 30 hari sebelumnya; izin produksi boiler dari Biro Tenaga Kerja Prefektur; pemeriksaan boiler terpasang oleh Kantor Pengawasan.

KosakataArti
pemberitahuan rencana pemasangan mesin pres bertenaga (30 hari sebelumnya)
izin pembuatan Mesin Tertentu (Kepala Biro Tenaga Kerja Prefektur)
pemeriksaan penyelesaian / rakusei kensa (Kepala Kantor Pengawasan Standar Ketenagakerjaan)
Latihan bank soal lengkap dan simulasi ujian di aplikasi

Materi: Perencanaan Produksi Kelas 3 生産管理プランニング (BC検定)

Zalo