VIENID Mulai latihan

Beranda › Materi › Restoran (Tokutei 2)

Teknik Memasak Tingkat Lanjut, Peralatan, dan Manajemen Keselamatan

Restoran (Tokutei 2) · 外食業(2号) · Disusun oleh Tokutei Pass berdasarkan materi resmi; tidak disalin kata per kata.

Karakteristik Bahan, Penjagaan Kualitas, dan Komponen Umami Washoku

Dada ayam (mune) dan tenderloin ayam (sasami) memiliki tekstur daging rendah lemak dan tinggi protein sehingga mudah menjadi keras jika dimasak terlalu lama.

Untuk mencegah freezer burn dan keluarnya cairan drip pada daging, bungkus rapat dengan plastik wrap saat disimpan dan cairkan pada suhu rendah di dalam kulkas.

Ikan buntal (fugu) mengandung racun mematikan tetrodotoksin di hati dan indung telur sehingga dilarang keras diolah tanpa lisensi. Telur segar memiliki kuning telur dan putih telur kental yang menonjol; pecahkan telur saat akan dipakai (jangan dipecahkan lebih dulu).

Komponen umami pada kaldu dashi Jepang adalah asam glutamat pada kombu, asam inosinat pada katsuobushi dan ikan teri kering (niboshi), serta asam guanilat pada jamur shiitake kering.

Poin penting


  • Dada ayam dan sasami rendah lemak serta tinggi protein sehingga mudah mengeras jika terlalu lama dipanaskan

  • Simpan telur di kulkas dan pecahkan hanya sesuai kebutuhan saat itu (hindari warioki) demi mencegah bakteri Salmonella

  • Komponen umami: Kombu = Asam glutamat, Katsuobushi/Niboshi = Asam inosinat, Shiitake kering = Asam guanilat
KosakataArti
Rasa ringan, rendah lemak
Pencairan suhu rendah
Putih telur kental
Kaldu (dashi)

Teknik Persiapan Awal, Rendemen, dan Perhitungan Kadar Garam

Saat merebus sayuran umbi seperti lobak atau wortel, teknik memangkas tipis sudut potongan (mentori) mencegah sayuran hancur saat direbus dan memudahkan bumbu meresap.

Teknik shimofuri — menyiramkan air mendidih sejenak pada potongan atau tulang ikan hingga permukaannya memutih lalu segera memasukkannya ke air dingin — berfungsi menghilangkan bau amis, lendir, dan sisa darah.

Untuk menyiapkan 140 porsi irisan kol @60g (berat bersih 8.400g) dengan tingkat pembuangan 30% (rendemen 70%), jumlah kol utuh yang harus dibeli adalah 8.400g ÷ 0,7 = 12.000g (12kg).

Letakkan timbangan digital di meja rata dan kurangi berat wadah (tara). Untuk membuat kaldu dari 5.000g air dengan kadar garam 0,8% (total 40g) di mana kecap asin sudah menyumbang 15g garam, tambahkan 25g garam.

Poin penting


  • Memangkas sudut (mentori) mencegah umbi hancur saat direbus; blansir cepat (shimofuri) menghilangkan amis dan lendir ikan

  • Berat pembelian = Berat bersih yang dibutuhkan ÷ Persentase rendemen (1 − Tingkat pembuangan)

  • Letakkan timbangan digital di alas rata bebas getaran, taruh wadah, lalu tekan tombol tara (nol) sebelum menimbang
KosakataArti
Memangkas sudut tajam sayuran (mentori)
Blansir cepat permukaan ikan/daging (shimofuri)
Rendemen (persentase bagian bersih)
Pengurangan berat wadah (tara)

Sains Memasak Pemanasan/Non-Pemanasan dan Perencanaan Masak Massal

Saat menanak nasi, penyerapan air yang cukup serta pemanasan sekitar 98℃ selama ≥20 menit disertai pengukusan mengubah pati beras menjadi lunak dan lengket yang disebut gelatinisasi (alfa-isasi).

Saat membuat tumis daging dan sayur, potong bahan seragam, tiriskan air cucian sayur hingga kering, tumis daging dan sayuran umbi yang lama matang lebih dulu lalu masukkan sayuran daun belakangan dengan api besar dan cepat agar tidak berair.

Saat menggoreng, batasi luas bahan sekali masuk maksimal 1/3 luas permukaan minyak agar suhu tidak turun (luas minyak 6.000cm² dan udang @40cm²: 6.000 ÷ 3 ÷ 40 = maksimal 50 ekor).

Untuk hidangan cuka (sunomono) dan salad saus, dinginkan bahan dan saus secara terpisah di kulkas lalu aduk tepat sebelum disajikan agar sayur tidak mengeluarkan air akibat tekanan osmosis.

Sains Memasak Pemanasan/Non-Pemanasan dan Perencanaan Masak Massal

Poin penting


  • Peristiwa berubahnya pati beras menjadi lunak dan pulen karena air dan panas disebut gelatinisasi (alfa-isasi)

  • Untuk tumis sayur jumlah besar, tiriskan air hingga kering, tumis cepat dengan api besar di wajan yang sudah dipanaskan, dan beri bumbu sesaat sebelum angkat

  • Batasi bahan gorengan sekali masuk ≤1/3 luas permukaan minyak, dan aduk hidangan saus/cuka tepat sebelum disajikan
KosakataArti
Gelatinisasi (alfa-isasi)
Keluarnya air dari bahan makanan (sineresis)
Sayuran umbi/akar
Permukaan minyak goreng

Karakteristik Peralatan Masak Komersial dan Keselamatan Kerja

Steam convection oven melakukan beragam pemasakan dengan 3 mode dasar: mode Steam (uap), mode Hot Air (udara panas konveksi), dan mode Combination (uap + udara panas).

Blast chiller (mesin pendingin cepat) meniupkan udara dingin ke masakan panas untuk menurunkan suhu inti hingga ≤3℃ dengan cepat, melewati zona suhu berbahaya (10–60℃).

Kompor induksi (IH) menghasilkan arus pusar pada dasar panci magnetis yang rata; pada microwave komersial, jangan gunakan wadah logam atau aluminium foil untuk mencegah percikan api.

Sebelum membersihkan sumbatan atau membongkar slicer/mixer, wajib mematikan sakelar, mencabut steker listrik, dan memastikan pisau berhenti total; angkut panci besar (zundonabe) panas berdua sambil memberi aba-aba dan menekuk lutut.

Poin penting


  • 3 mode dasar steam convection oven adalah Steam, Hot Air, dan Combination; mesin pendingin cepat adalah blast chiller

  • Kompor IH memanaskan dasar panci lewat garis gaya magnet dan arus pusar; wadah logam dan foil dilarang keras di microwave

  • Saat membersihkan atau mengatasi macet pada mesin pemotong listrik, wajib mematikan tombol daya dan mencabut steker dari stopkontak
KosakataArti
Mesin pendingin cepat (blast chiller)
Kompor induksi (IH cooking heater)
Arus pusar (eddy current)
Panci sup silinder besar (zundonabe)

Pengolahan Makanan dan Minuman

Latihan soal bab ini di aplikasi

Referensi resmi