VIENID Mulai latihan

Beranda › Materi › Konstruksi (Tokutei 2)

Mesin, Perkakas, Material & Instrumen Survei Teknik Sipil (Praktik Tipe 2)

Konstruksi (Tokutei 2) · 建設分野(2号) · Disusun oleh Tokutei Pass berdasarkan materi resmi; tidak disalin kata per kata.

Instrumen Survei (Waterpass, Total Station, GNSS) dan Simbol Gambar

Dalam survei sipat datar untuk mencari beda tinggi dan elevasi tanah, auto level dipasang di atas tripod dan diseimbangkan dengan menempatkan gelembung nivo bulat tepat di tengah.

Total Station (TS) yang mengukur sudut horizontal/vertikal serta jarak miring secara bersamaan, dan alat GNSS menggunakan sinyal satelit dipakai untuk kontrol koordinat 3D.

Pada gambar teknik sipil, bacalah simbol secara akurat seperti BM (Benchmark/titik tetap), IP (titik potong), BC (awal lengkung), EC (akhir lengkung), serta notasi kemiringan (1:1.5 atau 2.0%).

Instrumen Survei (Waterpass, Total Station, GNSS) dan Simbol Gambar

Poin penting


  • Rumus sipat datar: 'Tinggi Alat IH = Elevasi Titik Diketahui + Bacaan Belakang (BS)', dan 'Elevasi Titik Baru = IH - Bacaan Depan (FS)'.

  • Total Station mengukur sudut dan jarak sekaligus, sedangkan survei GNSS mengamati koordinat 3D di lokasi dengan pandangan langit terbuka.

  • Kemiringan lereng '1:1.5 (1 wari 5 bu)' menunjukkan jarak horizontal 1,5 m untuk setiap tinggi vertikal 1 m.
KosakataArti
Auto level & Rambu ukur
Total Station (TS)
Bacaan belakang (BS) & Bacaan depan (FS)
Titik ikat referensi ketinggian (BM)

Pemilihan Mesin Konstruksi Pekerjaan Tanah, Fondasi, Perkerasan & Beton

Ekskavator hidraulik (backhoe) digunakan untuk penggalian dan pemuatan, sedangkan buldoser rawa bertekanan tanah rendah dipilih untuk perataan di tanah lunak berawa.

Vibratory roller dan tire roller digunakan untuk pemadatan timbunan serta lapis fondasi jalan, sedangkan stamper kuda (rammer) dan stamper kodok dipakai pada galian sempit.

Pada pekerjaan pengaspalan, asphalt finisher menghamparkan campuran aspal, macadam roller melakukan pemadatan awal, dan tire roller melakukan pemadatan sekunder.

Poin penting


  • Gunakan bucket clamshell untuk penggalian sumuran vertikal dan hydraulic breaker untuk memecah batu keras atau beton lama.

  • Urutan pengaspalan adalah: 'Penghamparan -> Pemadatan awal (Macadam) -> Pemadatan sekunder (Tire) -> Pemadatan akhir (Tandem)'.

  • Saat mengangkat beban dengan ekskavator berfitur crane, aktifkan mode crane dan bekerja di bawah kapasitas beban pengenal.
KosakataArti
Buldoser rawa (tekanan tanah rendah)
Asphalt finisher (mesin penghampar aspal)
Macadam roller & Tire roller
Bucket clamshell & Hydraulic breaker

Karakteristik & Manajemen Tanah, Agregat, Semen, Bahan Tambah & Baja

Pemadatan timbunan dilakukan di sekitar 'kadar air optimum' yang menghasilkan kepadatan kering maksimum, dan derajat kepadatan lapangan diuji dengan metode konus pasir atau alat RI.

Agregat beton dibagi menjadi agregat halus yang lolos saringan 5 mm (pasir) dan agregat kasar yang tertahan saringan 5 mm (kerikil/batu pecah); air campuran dikoreksi sesuai air permukaan.

Baja tulangan ulir (SD295, SD345; D16 berarti diameter ~16 mm) berdaya lekat tinggi digunakan pada beton, dan rasio air-semen (W/C) yang rendah meningkatkan kekuatan serta keawetan.

Poin penting


  • Kadar air yang menghasilkan kepadatan kering maksimum disebut 'kadar air optimum'; daya dukung tanah dasar dievaluasi dengan uji CBR atau uji beban pelat.

  • Admixture pengurang air AE memasukkan gelembung udara mikroskopis (entrained air) untuk meningkatkan kelecakan (workability) dan ketahanan beku-cair.

  • Semen Portland kekuatan awal tinggi cocok untuk pekerjaan darurat atau cuaca dingin, sedangkan semen kerak tanur tinggi unggul dalam ketahanan kimia.
KosakataArti
Kadar air optimum & Kepadatan kering maksimum
Agregat halus & Agregat kasar
Rasio air-semen (W/C) & Bahan tambah AE pengurang air
Baja tulangan ulir (Mutu SD345, diameter nominal D16)

Alat Inspeksi Penerimaan & Uji Kualitas serta Material Pemeliharaan

Pada inspeksi penerimaan beton segar, kerucut slump mengukur kelecakan, air meter mengukur kadar udara, dan alat ukur salinitas memeriksa kadar ion klorida (maks 0,30 kg/m³).

Uji kuat tekan benda uji silinder digunakan untuk kontrol mutu beton keras, sedangkan hammer test dan induksi elektromagnetik dipakai untuk uji tak rusak pada struktur eksisting.

Dalam kontrol mutu aspal, termometer memeriksa suhu kedatangan dan pemadatan, lalu core cutter mengambil sampel inti silinder untuk memeriksa ketebalan serta kepadatan.

Alat Inspeksi Penerimaan & Uji Kualitas serta Material Pemeliharaan

Poin penting


  • Kandungan ion klorida dalam beton segar pada prinsipnya maksimal 0,30 kg/m³, dicatat bersama suhu pembongkaran, nilai slump, dan kadar udara.

  • Injeksi resin epoksi bertekanan rendah digunakan untuk memperbaiki retakan beton eksisting, sedangkan mortar semen polimer dipakai untuk menambal keropos penampang.

  • Profilometer 3 m atau mistar lurus digunakan untuk mengukur kerataan permukaan perkerasan jalan yang telah selesai.
KosakataArti
Kerucut slump & Air meter beton
Hammer test (Alat uji pantul beton)
Core cutter & Profilometer
Resin epoksi injeksi & Mortar tanpa susut

Alat, Mesin, Material dan Alat Ukur (Sipil)

Latihan soal bab ini di aplikasi

Referensi resmi