VIENID Mulai latihan

Beranda › Materi › Industri Makanan dan Minuman (Tokutei 2)

Manajemen Produksi

Industri Makanan dan Minuman (Tokutei 2) · 飲食料品製造業(2号) · Disusun oleh Tokutei Pass berdasarkan materi resmi; tidak disalin kata per kata.

Bentuk Produksi, Perencanaan Produksi, IE (Waktu Standar), dan JIT

Bentuk produksi meliputi 'Produksi untuk Stok (Make-to-Stock)' berdasarkan prediksi permintaan dan 'Produksi berdasarkan Pesanan (Make-to-Order)', serta 'Produksi sedikit jenis volume besar' dan 'Produksi banyak jenis volume kecil'. Rencana produksi dijabarkan dari jadwal induk (jangka panjang) → menengah (bulanan) → pendek (mingguan/harian).

Industrial Engineering (IE) menghilangkan pemborosan melalui 'Studi Metode' dan 'Pengukuran Kerja'. 'Waktu Standar (ST)' per unit = 'Waktu Bersih + Waktu Kelonggaran'; Output Standar = Waktu Kerja ÷ ST; dan Jumlah Pekerja yang Diperlukan = Total Jam-Orang (Man-hours) ÷ Jam Kerja per Orang.

Just-In-Time (JIT) memproduksi dan memasok 'barang yang diperlukan, pada saat diperlukan, dalam jumlah yang diperlukan' guna menekan pemborosan stok, dan 3 elemen kerja standar adalah 'Takt Time, Urutan Kerja, dan Barang Setengah Jadi Standar (Standard WIP)'.

Poin penting


  • Pahami karakteristik Make-to-Stock vs Make-to-Order, sedikit jenis volume besar vs banyak jenis volume kecil, serta rencana jangka panjang, menengah, dan pendek.

  • Hitung output standar dan kebutuhan personel dari Waktu Standar (Waktu Bersih + Waktu Kelonggaran).

  • Kuasai konsep JIT (barang yang diperlukan, saat diperlukan, sejumlah yang diperlukan) dan 3 elemen kerja standar (Takt time, urutan kerja, WIP standar).
KosakataArti
produksi untuk stok, produksi berdasarkan pesanan
sedikit jenis volume besar, banyak jenis volume kecil
waktu standar (waktu bersih + waktu kelonggaran)
Just-In-Time (tepat waktu)
takt time, barang setengah jadi standar di tangan

Produktivitas, Konsumsi Unit, Proses Bottleneck, dan Perbaikan Pergantian Lini

Produktivitas adalah 'OUTPUT ÷ INPUT', dan produktivitas tenaga kerja (produktivitas jam-orang) adalah 'Jumlah Produksi ÷ Total Jam-Orang (Pekerja × Jam)'. Sebaliknya, input yang dibutuhkan per unit produk (INPUT ÷ OUTPUT) disebut 'Konsumsi Unit (Gentan-i)', di mana nilai yang semakin kecil berarti semakin efisien.

Efisiensi produksi = Output Aktual ÷ Output Standar × 100 (%). Pada lini seri, 'Proses Bottleneck' dengan waktu siklus terlama dan kapasitas terendah menentukan output seluruh lini (misal: jika tahap terlama 45 detik/unit, dalam 1 jam atau 3.600 detik maksimal dihasilkan 80 unit).

Cegah keterlambatan dengan 'Line Balancing' untuk meratakan waktu kerja antartahap dan peta kendali progres. Saat pergantian produk, ubah 'Persiapan Internal' (hanya bisa saat mesin berhenti) menjadi 'Persiapan Eksternal' (disiapkan saat mesin berjalan) untuk memangkas waktu henti, serta gunakan Poka-yoke untuk mencegah salah kerja.

Produktivitas, Konsumsi Unit, Proses Bottleneck, dan Perbaikan Pergantian Lini

Poin penting


  • Hitung Produktivitas (OUTPUT ÷ INPUT, makin besar makin baik), Konsumsi Unit (INPUT ÷ OUTPUT, makin kecil makin baik), dan Produktivitas Jam-Orang.

  • Karena kapasitas lini seri dibatasi oleh 'Proses Bottleneck' yang paling lambat, perbaiki dengan Line Balancing.

  • Perpendek waktu henti pergantian produk dengan mengubah persiapan internal menjadi eksternal, dan cegah kesalahan dengan Poka-yoke.
KosakataArti
produktivitas, produktivitas jam-orang, jam-orang (man-hours)
konsumsi unit (input per satuan produk)
proses bottleneck (leher botol), penyeimbangan lini
persiapan internal (mesin berhenti), persiapan eksternal (mesin jalan)
Poka-yoke (pencegah kesalahan)

Rendemen (Yield), Tingkat Operasi Waktu, dan Perawatan Peralatan

'Rendemen / Yield (Berat produk baik ÷ Berat bahan baku masuk × 100)' adalah rasio bahan baku yang menjadi produk (dihitung per kantong penuh jika dijual per kantong; rendemen nasi matang sekitar 220% karena menyerap air). Rendemen gabungan 2 tahap adalah hasil kali tiap tahap (90% × 80% = 72%), dan bahan baku yang dibutuhkan = Target Produksi ÷ Rendemen (400 kg ÷ 0,8 = 500 kg); rendemen yang terlalu tinggi patut dicurigai akibat kelebihan air atau salah takar.

'Tingkat Operasi Waktu' peralatan = Waktu Operasi Aktual ÷ Waktu Beban (waktu rencana operasi dikurangi istirahat dan persiapan/pembersihan terjadwal) × 100. Untuk menekan 7 Kerugian Utama Peralatan (seperti henti sesaat/choko-tei), lakukan Perawatan Preventif (PM) dan Perawatan Mandiri harian (pembersihan, pelumasan, pengencangan baut, pemeriksaan 5 indra).

Poin penting


  • Hitung rendemen (rendemen gabungan = hasil kali tiap tahap; kebutuhan bahan = target ÷ rendemen) dan periksa penyebab jika rendemen tinggi tidak wajar.

  • Pahami Tingkat Operasi Waktu (Waktu Operasi Aktual ÷ Waktu Beban × 100) serta cegah henti sesaat dengan perawatan preventif dan mandiri (bersihkan, lumasi, kencangkan baut).
KosakataArti
rendemen (yield), rendemen gabungan
tingkat operasi waktu, waktu beban (loading time)
henti sesaat (choko-tei), perawatan preventif, perawatan mandiri

Pengendalian Stok (Sistem Pemesanan), Biaya Produksi, dan Penghematan Energi

Pemesanan stok menggunakan 'Sistem Pemesanan Kuantitas Tetap' (memesan jumlah tetap saat stok turun ke titik pesan ulang) atau 'Sistem Pemesanan Berkala' (memesan jumlah yang diperlukan setiap periode tetap), dengan disiplin First-In First-Out (FIFO).

Biaya produksi terdiri atas 3 elemen: 'Biaya Bahan + Biaya Tenaga Kerja + Biaya Overhead Pabrik'. Pengurangan waktu operasi dan peningkatan rendemen berdampak langsung pada pengurangan biaya, penghematan energi (penurunan CO2), dan pengurangan food loss.

Poin penting


  • Pahami Sistem Pemesanan Kuantitas Tetap (titik pesan ulang) vs Sistem Pemesanan Berkala, serta kelola stok dengan FIFO.

  • Kuasai 3 komponen biaya produksi (biaya bahan, tenaga kerja, dan overhead pabrik), serta tingkatkan rendemen untuk menekan biaya dan menghemat energi.
KosakataArti
sistem pemesanan kuantitas tetap, titik pesan ulang
sistem pemesanan berkala, masuk pertama keluar pertama (FIFO)
biaya produksi (biaya bahan, tenaga kerja, dan overhead)

Referensi resmi