VIENID Mulai latihan

Beranda › Materi › Manufaktur industri - Mesin & Elektronik

Pelapisan Logam (Plating) dan Perlakuan Permukaan

Manufaktur industri - Mesin & Elektronik · 製造分野 · Disusun oleh Tokutei Pass berdasarkan materi resmi; tidak disalin kata per kata.

Tujuan Plating, pH, dan Pra-perlakuan (Degreasing, Acid Pickling, Pembilasan)

Perlakuan permukaan seperti plating meningkatkan ketahanan korosi, tampilan dekoratif, ketahanan aus, dan fungsi permukaan.

Pada larutan air, pH 7 adalah netral, kurang dari 7 bersifat asam, dan lebih dari 7 bersifat basa (alkali).

Sebelum plating, pemolesan buff menghaluskan permukaan, degreasing alkali menghilangkan minyak (diuji dengan uji water-break), dan acid pickling menghilangkan karat/oksida.

Inhibitor pada larutan asam mencegah pelarutan berlebih logam dasar dan kerapuhan hidrogen, serta pembilasan air antar tahap mencegah terbawanya cairan (drag-in).

Tujuan Plating, pH, dan Pra-perlakuan (Degreasing, Acid Pickling, Pembilasan)

Poin penting


  • (○ Benar) Nilai pH larutan 7 adalah netral, di bawah 7 asam, dan di atas 7 basa (alkali).

  • (○ Benar) Air yang menyebar merata menandakan degreasing baik (sisa minyak menolak air), dan inhibitor digunakan saat acid pickling.

  • (× Salah) Menyatakan 'lakukan plating dulu baru degreasing/pickling di akhir' atau 'lewati pembilasan air antar tahap' adalah SALAH.
KosakataArti
perlakuan permukaan
penghilangan lemak (degreasing)
pencucian asam (acid pickling)
inhibitor korosi
pembilasan air

Prinsip Elektroplating, Kontrol Bak, Cacat Plating, dan Kerapuhan Hidrogen

Pada elektroplating, benda kerja dihubungkan ke kutub negatif DC (katoda) dan pelat logam ke kutub positif (anoda); ketebalan lapisan sebanding dengan arus dikali waktu.

Bagian yang terlalu dekat dengan anoda atau sudut tajam mengalami konsentrasi arus sehingga lebih tebal; rapat arus yang terlalu tinggi menyebabkan 'terbakar' (yake) yang kasar dan gelap.

Filtrasi menyaring kotoran padat agar tidak kasar, uji Hull cell memeriksa kondisi lapisan pada berbagai rapat arus, dan pelepasan gelembung hidrogen mencegah lubang kecil (pit).

Untuk mencegah 'kerapuhan hidrogen' pada baja berkekuatan tinggi, pemanggangan (baking) dilakukan segera setelah plating untuk mengeluarkan hidrogen.

Poin penting


  • (○ Benar) Hubungkan benda kerja ke kutub negatif (katoda); ketebalan plating sebanding dengan arus × waktu.

  • (○ Benar) Permukaan kasar gelap pada rapat arus tinggi disebut 'terbakar' (yake), lubang kecil akibat gelembung hidrogen disebut 'pit', dan baking mencegah kerapuhan hidrogen.

  • (× Salah) Menghubungkan benda kerja ke kutub positif (anoda) atau menyebut uji Hull cell sebagai 'uji tarik destruktif' adalah SALAH.
KosakataArti
katoda (kutub negatif)
anoda (kutub positif)
rapat arus
uji Hull cell
kerapuhan hidrogen

Rack Plating, Barrel Plating, Electroless Plating, dan Hot-Dip Galvanizing

Komponen besar digantung pada jig (rack) yang kontaknya harus dikupas berkala agar tetap konduktif, sedangkan sekrup kecil dimasukkan ke tabung berputar ('barrel plating').

'Electroless plating' (pelapisan kimia) mengendapkan logam melalui reaksi reduksi tanpa listrik luar, menghasilkan ketebalan merata pada bentuk rumit dan digunakan untuk melapisi plastik.

Lapisan Ni-P tanpa listrik meningkat tajam kekerasannya bila dipanaskan sekitar 400°C, dan krom dekoratif dilapiskan tipis di atas lapisan dasar nikel.

'Hot-dip galvanizing' mencelupkan baja ke seng cair sekitar 450°C untuk membentuk lapisan tebal yang umur pakainya sebanding dengan ketebalan lapisan.

Poin penting


  • (○ Benar) Gunakan 'barrel plating' untuk sekrup kecil dalam jumlah banyak, dan 'electroless plating' untuk ketebalan seragam tanpa listrik luar.

  • (○ Benar) Nikel tanpa listrik mengeras dengan pemanasan ~400°C; hot-dip galvanizing memakai seng cair ~450°C dan makin tebal makin tahan lama.

  • (× Salah) Menyatakan plastik isolator dapat dielektroplating langsung tanpa pra-perlakuan, atau kontak rack tidak perlu dikupas, adalah SALAH.
KosakataArti
barrel plating
electroless plating
lapisan dasar (undercoat)
hot-dip galvanizing

Pelapisan Konversi, Anodizing (Alumite), dan Dry Plating

Pada perlakuan kromat untuk mencegah karat putih pada pelapisan seng, industri beralih dari kromium heksavalen yang beracun ke kromium trivalen yang ramah lingkungan.

'Pelapisan konversi fosfat' pada baja membentuk lapisan dasar yang meningkatkan daya rekat cat dan ketahanan korosi.

Pada 'anodizing' aluminium (alumite), benda kerja dijadikan anoda untuk membentuk lapisan oksida berpori; pewarnaan harus dilakukan sebelum penutupan pori (sealing) dengan air mendidih.

Suhu bak anodizing yang terlalu tinggi melarutkan dan melunakkan lapisan, sedangkan suhu rendah 0–5°C menghasilkan 'hard anodizing' yang tebal dan keras (pelapisan di ruang vakum disebut dry plating).

Poin penting


  • (○ Benar) Kromat trivalen menggantikan kromat heksavalen demi lingkungan, dan pelapisan fosfat meningkatkan daya rekat cat.

  • (○ Benar) Pewarnaan alumite dilakukan sebelum penutupan pori (sealing), dan hard anodizing memakai suhu bak rendah 0–5°C.

  • (× Salah) Menyatakan pewarnaan dilakukan setelah pori ditutup (sealing), atau suhu bak makin tinggi membuat lapisan makin keras, adalah SALAH.
KosakataArti
konversi kromat trivalen
pelapisan konversi fosfat
anodizing (alumite)
perlakuan penutupan pori (sealing)
hard anodizing

Sifat Logam, Inspeksi Kualitas, Alat Titrasi, Keselamatan, dan Air Limbah

Kecenderungan ionisasi berurutan 'Al > Zn > Fe > Cu' (seng melindungi besi secara pengorbanan), dan massa jenis aluminium sekitar 2,7 g/cm³ sedangkan seng sekitar 7,1 g/cm³.

Inspeksi visual membutuhkan pencahayaan minimal 500 lx, uji semprot garam netral memakai larutan NaCl 5% pada 35°C, dan ketebalan diukur secara non-destruktif dengan XRF atau alat ukur elektromagnetik.

Pada analisis titrasi, pipet gondok (whole pipette) mengambil sampel ke gelas kimia konis, indikator ditambahkan, lalu reagen diteteskan dari buret.

Dilarang keras mencampur senyawa sianida dengan asam karena menghasilkan gas hidrogen sianida (HCN) yang mematikan; limbah sianida, kromium heksavalen, dan asam/alkali harus dipisahkan pengolahannya.

Poin penting


  • (○ Benar) Kecenderungan ionisasi adalah Al > Zn > Fe > Cu; uji semprot garam netral memakai NaCl 5% pada 35°C; inspeksi visual wajib >= 500 lx.

  • (○ Benar) Titrasi memakai pipet gondok, gelas konis, buret, dan indikator; ketebalan lapisan diukur tanpa merusak dengan XRF atau alat elektromagnetik.

  • (× Salah) Menyimpan sianida bersama asam atau mencampur limbah sianida dan limbah asam tanpa diolah sangat dilarang karena menghasilkan gas mematikan.
KosakataArti
kecenderungan ionisasi
uji semprot garam
alat ukur ketebalan elektromagnetik
buret
hidrogen sianida

Perlakuan Permukaan Logam

Latihan soal bab ini di aplikasi

Referensi resmi