VIENID Mulai latihan

Beranda › Materi › Perawatan lansia (kaigo)

Mekanisme Pikiran dan Tubuh

Perawatan lansia (kaigo) · 介護 - Kaigo · Disusun oleh Tokutei Pass berdasarkan materi resmi; tidak disalin kata per kata.

Kebutuhan Dasar dan Perubahan Akibat Penuaan

Dalam hierarki kebutuhan Maslow, makan, buang air, dan tidur adalah kebutuhan fisiologis untuk mempertahankan hidup.

Akibat penuaan, presbiopia membuat tulisan dekat sulit terlihat, sedangkan katarak membuat lensa mata keruh dan silau.

Pendengaran menurun mulai dari suara bernada tinggi, dan berkurangnya air liur membuat mulut kering serta cenderung menyukai rasa kuat.

Kulit menjadi kering dan mudah terluka, sementara tidur dangkal meningkatkan terbangun tengah malam dan terbangun terlalu pagi.

Poin penting


  • Kapasitas paru dan refleks batuk menurun sehingga dahak mudah menumpuk di saluran napas.

  • Gerak peristaltik usus melemah sehingga mudah sembelit, dan frekuensi buang air kecil di malam hari meningkat.

  • Depresi pada lansia sering muncul berupa keluhan fisik seperti sakit kepala atau sulit tidur dan mudah disangka demensia.
KosakataArti
kebutuhan fisiologis
katarak
terbangun di tengah malam
refleks batuk
gerak peristaltik

Tanda-Tanda Vital dan Poin Observasi

Empat tanda vital dasar adalah suhu tubuh, denyut nadi, tekanan darah, dan pernapasan (beserta kesadaran).

Standar orang dewasa saat istirahat adalah denyut nadi 60–100 kali per menit dan frekuensi napas 12–20 kali per menit.

Kriteria hipertensi pada orang dewasa adalah tekanan darah sistolik 140 mmHg ke atas atau diastolik 90 mmHg ke atas.

Di musim dingin, perbedaan suhu drastis antara kamar hangat dan kamar mandi dingin dapat memicu heat shock berupa lonjakan tekanan darah.

Tanda-Tanda Vital dan Poin Observasi

Poin penting


  • Saat mengukur suhu di ketiak, keringkan keringat terlebih dahulu lalu arahkan ujung termometer dari bawah miring ke atas tepat di tengah cekungan ketiak.

  • Ukur tekanan darah setelah istirahat dengan manset sejajar jantung, dan waspadai hipotensi ortostatik saat bangkit mendadak.

  • Pengukuran pulse oximeter (SpO2) menjadi tidak akurat jika ujung jari sangat dingin atau memakai cat kuku.
KosakataArti
denyut nadi
tekanan darah sistolik
hipotensi ortostatik
frekuensi pernapasan
istirahat tenang

Penyakit yang Sering Dialami Lansia dan Gejala Darurat

Penyebab terbanyak hemiplegia adalah stroke; jika bicara tiba-tiba pelo, wajah miring, atau lengan lemas sebelah, baringkan dengan tenang dan panggil ambulans.

Gagal jantung menimbulkan sesak saat bergerak, bengkak (edema) pada kaki, dan sesak saat berbaring yang membaik bila tubuh bagian atas ditegakkan.

Jika pengguna diabetes berkeringat dingin dan tangan gemetar, curigai hipoglikemia; segera hubungi perawat dan berikan glukosa bila sadar.

Osteoporosis membuat tulang rapuh sehingga jatuh ringan pun mudah menyebabkan patah tulang leher femur.

Poin penting


  • Pengguna diabetes memerlukan perawatan kaki (foot care) karena gangguan saraf dan aliran darah membuat luka mudah memburuk menjadi gangren.

  • Penyakit Parkinson ditandai langkah kecil-kecil dan kaki membeku saat hendak melangkah; osteoartritis lutut perlu menghindari duduk bersimpuh.

  • Skabies (kudis) akibat tungau Hizendani menimbulkan gatal hebat terutama pada malam hari di sela jari, ketiak, dan kemaluan.
KosakataArti
stroke
gagal jantung
hipoglikemia
patah tulang leher femur
skabies (kudis)

Dehidrasi, Aspirasi, dan Mekanisme Ekskresi

Lansia kurang peka terhadap rasa haus dan panas, sehingga perlu ditawarkan minum secara terjadwal untuk mencegah dehidrasi dan sengatan panas.

Masuknya makanan atau air liur ke trakea disebut aspirasi; pneumonia aspirasi pada lansia sering berkembang tanpa demam tinggi melainkan tampak lemas dan hilang nafsu makan.

Kue mochi yang lengket serta roti kering atau telur rebus mudah menyumbat tenggorokan; gunakan pengental untuk cairan yang mudah membuat tersedak.

Setelah sarapan, refleks gastrokolik memicu keinginan buang air besar; cukup air, serat makanan, dan gerak tubuh mencegah sembelit.

Poin penting


  • Mulut dan kulit kering, jumlah urine berkurang dan berwarna pekat, serta tampak linglung adalah tanda dehidrasi.

  • Mengompol saat batuk atau bersin disebut inkontinensia stres, sedangkan tidak sempat menahan keinginan berkemih mendadak disebut inkontinensia urgensi.

  • Mengompol karena lambat berjalan atau lupa letak toilet akibat demensia meskipun fungsi kandung kemih normal disebut inkontinensia fungsional.
KosakataArti
dehidrasi
pneumonia aspirasi
refleks gastrokolik
inkontinensia urine stres
inkontinensia urine fungsional

Sindrom Disuse dan Pencegahan Luka Tekan (Dekubitus)

Istirahat berlebihan dalam waktu lama menyebabkan sindrom disuse berupa penurunan kekuatan otot, kontraktur sendi, dan kemunduran fungsi fisik-mental.

Tekanan terus-menerus pada bagian tulang yang menonjol menghambat aliran darah dan menimbulkan luka tekan (dekubitus).

Dekubitus mudah terjadi di tulang sakrum saat telentang, trokanter mayor saat miring, serta tulang duduk saat duduk lama di kursi roda.

Cegah dekubitus dengan perubahan posisi berkala, bantal penyebar tekanan, menjaga kebersihan kulit, dan nutrisi yang baik.

Poin penting


  • Untuk mencegah kontraktur sendi, gerakkan sendi secara lembut dalam batas tidak nyeri saat berganti pakaian atau mandi.

  • Berjemur sinar matahari dan bergerak sesuai kemampuan di siang hari membantu tidur nyenyak di malam hari.

  • Kemerahan pada kulit yang tidak hilang menandakan dekubitus tahap awal dan harus segera dilaporkan kepada tenaga medis.
KosakataArti
sindrom disuse
kontraktur sendi
luka tekan (dekubitus)
bagian tulang sakrum
bagian trokanter mayor

Memahami Demensia dan Delirium

Demensia memiliki gejala inti (gangguan memori, disorientasi) serta gejala perilaku dan psikologis (BPSD) akibat rasa cemas atau tidak nyaman.

Demensia tipe Alzheimer dimulai dari mudah lupa dan berkembang perlahan, sedangkan tipe vaskular berkembang bertahap seperti anak tangga.

Tipe badan Lewy ditandai halusinasi visual yang jelas dan mudah jatuh, sementara tipe frontotemporal menunjukkan perilaku berulang dan hilangnya kendali diri.

Delirium adalah kebingungan kesadaran sementara yang dipicu oleh dehidrasi, infeksi, obat, atau perubahan lingkungan.

Poin penting


  • Untuk disorientasi, letakkan jam dan kalender di tempat yang mudah terlihat serta sampaikan tanggal secara alami dalam percakapan.

  • Saat pengguna mengira dompetnya dicuri, jangan membantah melainkan terima kecemasannya dan cari bersama-sama.

  • Untuk meredakan BPSD, cari dan hilangkan penyebab ketidaknyamanan seperti rasa nyeri, sembelit, atau perubahan lingkungan.
KosakataArti
disorientasi
gejala inti
halusinasi visual
perilaku berulang (stereotipik)
delirium

Mekanisme jiwa & tubuh

Latihan soal bab ini di aplikasi

Referensi resmi